Ditulis pada tanggal 30 Januari 2021 oleh Celta Amadea Saputra

Sumber foto: Marketing CRUSH!

Kampus Mania pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah blind date atau kencan buta yang mungkin biasanya kamu saksikan lewat berbagai acara siaran di televisi atau bahkan, siapa tau, kamu pernah mengalaminya sendiri. Memang, kita sebagai warga Indonesia pastinya belum terlalu terbiasa dengan aktivitas berkencan buta seperti ini apabila dibandingkan dengan kebudayaan luar negeri yang cenderung lebih bebas dan open minded. Beberapa orang mungkin menganggap hal ini sebagai sesuatu yang aneh serta tabu untuk dilakukan sehingga pada akhirnya menjadi sesuatu yang cukup jarang terjadi di Indonesia.

Namun, hal ini bertolak belakang dengan pandangan negara tetangga kita loh, Kampus Mania! Di Korea, blind date sudah menjadi suatu hal yang sangat umum, wajar, serta lazim dilakukan oleh hampir seluruh kalangan rakyat Korea apabila dibandingkan juga dengan negara-negara lainnya. Pemuda di Korea beranggapan bahwa ajang blind date tidak selalu semata-mata dimanfaatkan untuk mencari jodoh atau pasangan, tetapi juga bisa dijadikan sebagai sebuah wadah yang efisien untuk meningkatkan skill bersosialisasi sebelum memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi, dunia pekerjaan, dan berbagai lingkungan asing yang biasanya memaksa kita untuk bekerja sama dengan banyak orang baru.

Nah, ternyata Korea telah membuktikan loh, bahwa blind date ternyata tidak seburuk yang dibayangkan! Selain bisa menambah relasi, metode ini juga bisa mengantisipasi situasi awkward yang kerap kali terjadi di dalam pergaulan kita sehari-hari. Bahkan, ada fakta unik lain yang membuktikan bahwa di Korea terdapat beberapa jenis blind date yang tidak jarang dilakukan oleh pemuda-pemudinya. Uniknya, setiap tipe blind date di Korea sangat berbeda dan memiliki konsepnya masing-masing loh! Penasaran kan Kampus Mania? Yuk, kita bahas satu per satu dan ketahui perbedaannya!

Sumber foto: Google
  1. Sogaeting

Pada dasarnya, sogaeting adalah tipe berkencan yang melibatkan pertemuan dua orang, namun bisa saja dibantu oleh orang ketiga sebagai mediator yang pada umumnya merupakan salah seorang teman dari pihak si pria maupun wanita. Biasanya pertemuan ini dilaksanakan di café atau di tempat umum lainnya yang berkonteks santai. Sebelum bertemu secara langsung, beberapa dari mereka biasanya sudah berkomunikasi via aplikasi chatting yang mendominasi di Korea, yaitu KakaoTalk. Di sana, meskipun belum saling mengenal, ternyata tidak sesulit itu untuk mengajak seseorang melakukan blind date atau sogaeting. Mereka bisa saja langsung menanyakan ID KakaoTalk seseorang di jalan raya apabila tidak sengaja bertemu dengan si doi yang terkesan menarik dan menghubunginya untuk merencanakan sebuah blind date. Gimana nih Kampus Mania? Apakah kamu jadi berminat untuk mencari jodoh di Korea?

 

  1. Meeting

Untuk kamu yang tidak terbiasa berinteraksi dengan seseorang dan merasa canggung apabila melakukan date berdua, meeting merupakan solusi yang tepat! Meeting ala Korea adalah sebuah pertemuan asik yang dihadiri oleh beberapa kelompok sehingga suasananya lebih santai, seru, dan juga terhindar dari situasi yang menegangkan. Dalam tipe blind date ini, mereka biasanya melakukan pendekatan secara perlahan-lahan sambil bermain dan menikmati berbagai aktivitas seru demi mencairkan suasana.

 

  1. Matsun

Berbeda dengan konsep sebelumnya yang selalu diinisiasi oleh anak muda, kali ini matsun merupakan tipe kencan buta serius yang direncanakan oleh pihak yang lebih tua seperti orang tua, bibi, paman, atau bahkan kakek dan nenek sendiri. Harapan dari perjodohan ini tidak lain dan tidak bukan adalah untuk mempercepat proses pernikahan serta menyembuhkan rasa kekhawatiran orang tua terhadap kehidupan percintaan anaknya. Setelah melakukan diskusi, jika memang dirasa cocok dari segi pendidikan, latar belakang keluarga, serta kepribadian, maka hubungan blind date ini bisa saja berlanjut ke tahap yang lebih serius.

 

  1. Bungaeting

Tipe kencan buta yang terakhir dan tentunya tidak kalah menarik adalah bungaeting. Kali ini, sebuah date berawal di sebuah platform online, yaitu melalui aplikasi dating Korea. Jika Indonesia terkenal dengan Bumble dan Tinder, Korea juga memiliki NoonDate dan Simkung yang dapat dijadikan sebagai ajang pertemuan virtual antara dua orang asing. Metode aplikasi dating ini juga bisa menjadi ide yang bagus bagi Kampus Mania apabila ingin segera mendapatkan pasangan dan merencanakan sebuah blind date dalam waktu yang singkat! Selamat mencoba ya, Kampus Mania!